Kamis, 16 April 2009

Paskah: Pesta kehidupan&Kemenangan

Pdt.G.Panjaitan.STh

Kisah Para Rasul 10:39-43
Paskah dirayakan oleh segenap umat Kristen di seluruh dunia dengan sukacita. Pada saat paskah kita mengingat Dia yang lahir di desa kecil bernama Betlehem oleh ibu sederhana. Kita mengenang Dia yang dibesarkan selama 30 tahun di pertukangan kayu dan selama tiga tahun menjadi pengkhotbah keliling dan mempunyai beberapa orang pengikut. Dia seorang yang tidak pernanah menulis buku, tidak pernah membuka satu kantor, tidak pernah mempunyai satu keluarga berbahagia dan tidak pernah kuliah dan meraih gelar kesarjanaan. Kita merayakan Dia yang tidak pernah mengunjungi kota-kota besar dan bersejarah seperti Italia, Roma , Konstantiopel dll.Dia tidak pernah mengadakan perjalanan lebih dari 100 km dari tempat kelahirannya. Ketika Dia populer kebanyakan orang kecil sederhana yang mendukung dia. Ketika Dia ditangkap dengan tuduhan memfitnah agama, Dia diperlakukan dengan tidak adil, teman-temanNya meninggalkanNya. Dia disalibkan diantara dua penjahat dan pada saat getir seperti itu para pengeksekusi memperebutkan pakaiannya dengan judi. Dia dikuburkan oleh kerabat dekat dengan buru-buru. Untuk Diakah kita merayakan Paskah ? Ya untuk Dia “ Yang telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan”. Kebangkitan Yesus menjadi dasar iman dan pengharapan Kriten. Paulus mengajarkan sentralnya Paskah itu, dia mengatakan “ Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.” ( 1Kor 15:13-14).



Tidak ada komentar: